#nts3

Insight hari ini:

Cerita-cerita Bunda Romi di kelas hari ini. Memiliki uang tidak menjamin kehidupan anak, bahkan anakmu sendiri — akan bahagia. Masih tidak habis pikir dengan para orangtua yang ‘menelantarkan’ anaknya.

“Itu anakmu sendiri, lho. Itu anak dulu siapa yang bikin?”

Bukan tipikal seorang yang mengajar. Bukan tipikal seorang guru. Tepatnya, tidak cukup percaya diri untuk menjadi seseorang dengan titel ‘guru’.

“Tapi bukankah semua hal di alam semesta ini adalah guru kehidupan?”

Satu hal yang gue sadari, satu kesamaan kami dalam tim ini, baik terlihat sehari-hari ataupun tidak, baik yang paras maupun perilakunya memang seperti malaikat atau iblis,

kami semua menyukai anak-anak.

Kami menyayangi mereka, baik anak-anak tetangga sampai anak-anak nun jauh di Tegal sana. Sampai anak-anak di luar negeri yang bahkan kami belum pernah lihat wajahnya. Kami menyukai anak-anak, sesederhana itu.

Sampai pada titik dimana kami berkumpul dan mencurahkan tenaga dan waktu agar setidaknya, beberapa ratus anak dari sekian banyak anak-anak di dunia ini bisa merasakan bahagia.

Yang akhirnya, kembali meneguhkan niat. Semua, untuk pendidikan di negara tercinta.

Dan ah, ya. Klise. Jangan menilai orang sebelum kamu tahu ‘cerita’ yang ia punya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s